img
Dipublikasikan : 2019-03-27 22:27:24 | Lihat : 61

Kota lama Semarang sudah ada sejak pertama kali pada abad 18 ketika itu masih era pemerintahan Hindia Belanda. Pada jaman dulu kota tua merupakan pusat pemerintahan Semarang dan pusat pemukiman para masyarakat Belanda. Seperti bangunan Belanda lain nya, kawasan kota tua di bangun dengan model perumahan yang ter-konsep dan memiliki nilai seni tinggi. Sampai sekarang di sekeliling kota tua terdapat sebuah kanal air dilengkapi dengan jembatan, yang salah satu nya merupakan jembatan Berok masih ada sampai aktif hingga sekarang.

Kota lama Jawa Tengah, dijaman itu menjadi sebuah kawasan yang sering disebut oleh orang sekitar dengan sebutan Outstadt dipenuhi oleh gedung-gedung mewah dijadikan kantor Belanda. Sampai sekarang ada satu gedung masih terawat dengan baik yaitu gedung Asuransi Jiwasraya. Sedangkan kawasan permukiman warga, di kota lama terdapat pusat peribadatan seperti Gereja Blenduk dan juga Gereja Gendangan.

Tidak hanya itu terdapat juga ruangan mewah terbuka Taman Srigunting dan gedung Marabunta yang pada jaman dulu dijadikan oleh warga sekita kota lama di Semarang sebagai gedung pertunjukan. Secara umum, hampir seluruh karakter bangunan yang ada di kawasan kota tua memiliki gaya Eropa elit di jaman itu, seperti di tandai dengan besarnya ukuran pintu pintu dan jendela setiap gedung, penggunaan kaca patri, bentuk atap yang terlihat unik, hingga konon terdapat ruangan rahasia di bawah tanah.

Ada sebutan lain dari kawasan wisata kota lama yang menjadi sebuah julukan khas di dalamnya, yaitu Little Netherland. Sebutan itu didapat lantaran sekeliling kota lama Jawa Tengah terdapat bangunan khas Eropa. Setelah negara Indonesia merdeka, kawasan elit Little Netherland berlahan mulai ramai ditinggalkan oleh penduduk Belanda. Saat ini tersisa di bangunan mewah kota lama hanyalah bangunan bangunan mewah bersejarah, namun sayangnya bangunan tersebut tidak terawat dengan baik.

Saat Pagi hari sampai dengan sore hari masih banyak orang yang lalu lalang melewati bangunan tua, tapi bila sudah malam hari datang kawasan kota lawas Semarang berubah sunyi dan terkesan misterius. Pada akhirnya pihak pemerintah dengan bekerja sama dengan penduduk sekitar sepakat menghidupkan kembali suasana di kota lama Jateng yaitu dengan cara sering diadakan festival seni dengan mengundang artis lokal sampai artis nasional.

Apabila anda menuju lokasi Srigunting di wisata kota lama Semarang, maka anda akan melihat banyak sekali lapak-lapak pedagang yang menjual aneka barang unik dan antik. Barang yang biasanya di jual antara lain adalah buku, komik lawas, setrika antik, penggilingan kopi jadul, mainan mainan anak tempo dulu, rantang antik, semua barang antik yang memiliki nilai seni tinggi dapat kamu beli di sini. Selain barang barang antik, anda pun dapat menemukan aneka kerajinan seni. Tidak ketinggalan pula komunitas komunitas sepeda antik juga berkumpul sekedar nongkrong atau pun melakukan kopdar komunitas